Dosen Fakultas Agama Islam UNSIL Ikuti Workshop Penulisan Jurnal

29 Desember 2020, 07:37:02


Penelitian merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menuntut dosen untuk menulis jurnal ilmiah sebagai salah satu syarat utama dalam berbagai moment baik berkaitan dengan kenaikan pangkat dosen, penilaian kinerja dosen, kebutuhan penilitian, dan lainnya.

Namun terkadang dosen atau tenaga pengajar masih mengalami kebingungan tentang tata cara penulisan jurnal ilmiah yang baik. Pengembangan keterampilan dosen dalam meneliti dan mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal internasional bereputasi merupakan upaya bersifat strategis.

Hal itu terungkap dalam Workshop dan Coaching Clinic yang diadakan Fakultas Agama Islam, Universitas Siliwangi (Unsil). Narasumber dengan acara yang mengusung tema ‘Strategi Penulisan Artikel Ilmiah Pada Jurnal Bereputasi’ ialah Prof. Dr. Anton Athoillah.

Koordinator acara, Elis Nurhasanah, menyampaikan tujuan acara ini ialah untuk meningkatkan kualitas dan jumlah publikasi hasil penelitian oleh dosen prodi Ekonomi Syariah di jurnal nasional maupun internasional yang terakreditasi dan bereputasi, meningkatkan minat dan motivasi dosen untuk menulis hasil riset di jurnal nasional dan internasional terindeks dan bereputasi, serta mampu meningkatkan ketrampilan dosen dalam menulis manuskrip hasil riset sesuai dengan pedoman penulisan di masing-masing jurnal.

“Kita harap kegiatan ini dapat meningkatkan jumlah artikel dosen terpublikasi di jurnal internasional terakreditasi dan bereputasi yang memberikan kontribusi besar untuk individu dan intansi tempat bekerja,” kata Elis dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/12).

Menurutnya, peserta  sangat tercerahkan dan terbantu dengan kegiatan ini. Draft yang dimiliki oleh para peserta pun dibedah oleh instruktur. Instruktur memberikan pelatihan bagaimana cara menulis artikel ilmiah agar tembus scopus, akreditasi sinta 2. Mulai dari menyesuaikan dengan template jurnal yang dituju, berlatih sebagai reviewer, dan pembahasan content apa saja yang harus ada dalam sebuah artikel ilmiah.

Selain itu, Instruktur memberikan informasi mengetahui jurnal yang kita tuju apakah terindeks scopus.

“Kami menjadi tahu bagaimana menyusun artikel ilmiah yang baik dan benar, kami pun menjadi tahu metode IMRAD (Introduction Method Result and Discussion (Conclusiion) yang mana metode ini sangat memabantu dalam penyusunan artikel yang baik dan cepat,” jelasnya.

Sementara Anton menyatakan penulisan jurnal bagi akademisi merupakan kewajiban untuk menjaga nilai-nilai akademik demi kemajuan ilmu pengetahuan.

“Akademisi harus menjaga tradisi dan tanggungjawab akademik terhadap intansi tempat ia bekerja, seperti kenaikan jabatan fungsional, yang mana artikel jurnal menjadi syarat dan jurnal ini tidak bisa digantikan dengan yang lain. Intinya Dosen harus menulis artikel Jurnal,” tegas Anton.

Sumber: PWI Majalengka (https://pwimajalengka.com/main/news/view/314)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.